My Love Story part I
Ketika mata memandang ke dirinya, hanya ada tatapan cinta dimataku. Tapi, kesedihan juga mulai merasuk kedalam hatiku karena aku tak akan pernah bisa memilikinya untuk saat ini. Kau yang termanis dalam kisahku telah membuat hari-hariku menjadi semakin berwarna. Kau telah mengajari arti mencintai sekaligus membenci. Cinta dan benci telah mengisi kisah hidupku. Kita punya masa lalu yang indah sekaligus menyakitkan untuk dikenang. Apakah kita akan selalu berjalan dalam kisah cinta yang penuh warna? Cinta dan benci? Mencintai sekaligus menyakiti? Apakah seperti itu kisah cinta yang kita miliki? Apakah dengan menyakiti telah menjadi pembuktian kalau kita saling mencintai? Cinta yang indah adalah cinta yang keluar dari lubuk hati kita yang paling dalam. Cinta suci akan terus tumbuh seperti bunga chrysant yang harus kita rawat dan kita pelihara dengan sabar. Bukan dengan ketergesa-gesaan. Juga bukan dengan kemarahan. Kita memang masih muda ketika kita merasakan cinta. Egois, ketidaksabaran, kemarahan, jiwa muda yang penuh gejolak telah menghancurkan impian-impian kita. Sekarang kita telah dewasa. Akankah kita akan menghancurkan impian-impian kita demi memuaskan ego? Jalan kita masih panjang dan penuh rintangan dikehidupan cinta kita. Janganlah kita saling menyakiti dan melukai. Karena aku lelah dengan semua itu. Lebih baik kita saling mencintai dengan penuh kelembutan, kedewasaan dan kesabaran agar cinta kita terus tumbuh dan tetap abadi seiring waktu yang terus berjalan.


0 Comments:
Post a Comment
<< Home